Allahu Akbar..... Allahu Akbar Allahu Akbar Wa lillahilham.... Gemar Takbir Tahmid dan Tasbih pagi-pagi dikumandang ribuan muslim di tengah lapangan Stadion Kuala Kapuas. Pelaksanaan Shalat Id 1434 H yang diselanggarakan hari ini Kamis, 1 Syawal bertepatan 8 Agustus 2013 H oleh Muhammadiyah Kapuas dan muslim di Kuala Kapuas dan sekitarnya memenuhi Lapangan Sepak Bola Stadion Kuala Kapuas. Panitia Pelaksana Penyelenggara Shalat Id adalah dari PDM Muhammadiyah yang diketuai oleh H. Kamarudin, AK dan PCM Selat yang diketuai H. Jawadi P. Utama, S.Pd menghadirkan Mubaligh Kondang dari Palangka Raya yaitu Drs. H. Najamuddin Nasution, SH. MH aktivis Majelis Tarjih PW Muhammadiyah Kalimantan Tengah. Meski di tengah lapangan terbuka dengan cahaya mentari mulai memanas tapi jama`ah begitu tertekun mendengarkan Khatib yang begitu memukau menyampaikan isi khotbah yang berjudul " Reaktualisasi Nilai-Nilai Ketaqwaan dalam Kehidupan Sehari hari ".
Khatib dalam khotbahnya menyampaikan bahwa dengan berlalunya Ramadhan , patut kita mengajukan berbagai pertanyaan kepada diri kita, sekaligus mencoba mengevaluasi Shaum yang kita lakukan seperti :
A. Masihkah kita akan berjumpa Ramadhan mendatang ?
Pertanyaan tesebut kata Khatib sesungguhnya sangat patut kita ajukan pada awal Ramadhan dan bukan dimaksud menjawabnya dengan masih atau atau tidak. Karena tidak satupun kita mampu menjawabbya, sebab masalah umur adalah urusan Tuhan kita hanya menjalani limit umur yang diberikanNya. Tetapi yang dimaksud adalah sudahkah kita gunakan ramadhan yang lalu dengan sebaik baiknya, seolah-olah kita tidak akan bertemu lagi dengan ramadhan mendatang.
B. Apakah kita berhasil mencapai tujuan ibadah puasa.
Kita menyadari benar bahwa tidak ada satu orangpun atau suatu lembagapun yang berwenang menyatakan kita telah bertaqwa ataupun belum, seperti halnya juga tidak berwenang memberikan sertifikat taqwa kepada kita, bahkan tidak terkecuali diri kita sendiri. Maka yang lebih utama buat kita adalah membuktikan dan mengamalkan dalam kehidupan kita sehari-hari nilai taqwa yang telah kita peroleh sepanjang bulan ramadhan.
Selanjutnya Khatib Shalat Id juga menguraikan sifat taqwa yang bercirikan : kebiasaan berinfaq, berhati lembut dan pemaaf, tidak berkepanjangan dalam kesalahan.
Menyinggung mengenai infak adalah semua bentuk pemberian di jalan Allah dengan tujuan mengharap ridha-Nya yang mencakup zakat, infak, sedekah dan qurban.
Pada akhirnya Khatib mengakhir khotbahnya dengan memimpin berdoa.
Pada kesempatan terakhir Panitia mengumumkan hasil infaq jama`ah id yaitu sebesar 6 juta lebih yang akan digunakan untuk penyelesaian pembangunan 2 mesjid yaitu Mesjid Al Ikhsan Jln Melati dan Ar Rahman Jln. Barito Kuala Kapuas.
Khatib dalam khotbahnya menyampaikan bahwa dengan berlalunya Ramadhan , patut kita mengajukan berbagai pertanyaan kepada diri kita, sekaligus mencoba mengevaluasi Shaum yang kita lakukan seperti :
A. Masihkah kita akan berjumpa Ramadhan mendatang ?
Pertanyaan tesebut kata Khatib sesungguhnya sangat patut kita ajukan pada awal Ramadhan dan bukan dimaksud menjawabnya dengan masih atau atau tidak. Karena tidak satupun kita mampu menjawabbya, sebab masalah umur adalah urusan Tuhan kita hanya menjalani limit umur yang diberikanNya. Tetapi yang dimaksud adalah sudahkah kita gunakan ramadhan yang lalu dengan sebaik baiknya, seolah-olah kita tidak akan bertemu lagi dengan ramadhan mendatang.
B. Apakah kita berhasil mencapai tujuan ibadah puasa.
Kita menyadari benar bahwa tidak ada satu orangpun atau suatu lembagapun yang berwenang menyatakan kita telah bertaqwa ataupun belum, seperti halnya juga tidak berwenang memberikan sertifikat taqwa kepada kita, bahkan tidak terkecuali diri kita sendiri. Maka yang lebih utama buat kita adalah membuktikan dan mengamalkan dalam kehidupan kita sehari-hari nilai taqwa yang telah kita peroleh sepanjang bulan ramadhan.
Selanjutnya Khatib Shalat Id juga menguraikan sifat taqwa yang bercirikan : kebiasaan berinfaq, berhati lembut dan pemaaf, tidak berkepanjangan dalam kesalahan.
Menyinggung mengenai infak adalah semua bentuk pemberian di jalan Allah dengan tujuan mengharap ridha-Nya yang mencakup zakat, infak, sedekah dan qurban.
Pada akhirnya Khatib mengakhir khotbahnya dengan memimpin berdoa.
Pada kesempatan terakhir Panitia mengumumkan hasil infaq jama`ah id yaitu sebesar 6 juta lebih yang akan digunakan untuk penyelesaian pembangunan 2 mesjid yaitu Mesjid Al Ikhsan Jln Melati dan Ar Rahman Jln. Barito Kuala Kapuas.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar