Guru ideal merupakan sosok seorang guru yang senantiasa menjadi dambaan para peserta didik, selalu memberikan keteladanan dan menjadi panutan. Guru ideal ialah yang menguasai ilmu – ilmunya dengan baik sehingga mampu dalam mengelola pembelajaran yang bermakna. Dia disukai oleh anak didiknya karena dalam cara mengajarnya pun mudah dipahami dan menarik. Dia juga terbuka untuk menerima kritikan dari anak didiknya, karena dari kritikan itulah dia belajar dari para peserta didiknya. Dari mereka seorang guru bisa mengetahui kekurangan dalam cara mengajarnya, dan feedback (melakukan ulpan balik).
Salah
seorang guru SMP, melakukan research lapangan. Dengan mengambil 100
siswa sebagai responden, mencoba menjajaki pendapat – pendapat siswa –
siswi tentang sosok guru ideal. Para responden terdiri dari kls VII, kls
VIII & kls IX diminta untuk menuliskan ciri-ciri guru yang ideal,
seperti apa? Data yang sudah terkumpul kemudian disortir, mempunyai
kemiripan disatukan atau pernyataan yg sama, dan keluarlah karakteristik
guru ideal menurut pandangan siswa-siswi tersebut. Untuk menjaga ke
orisinalitasnya, kata-kata tersebut ditampilkan sesuai dengan aslinya
dan diurut berdasarkan frekuensi jawaban para siswa-siswi. Dan inilah
pendapat mereka tentang sosok guru ideal :
ü Pengertian,
ü Ramah,
ü Baik hati,
ü Beriman,
ü Berwibawa,
ü Murah senyum,
ü Tidak suka marah-marah,
ü Tidak membanding-bandingkan antar siswa-siswi
ü Tidak pilih kasih,
ü Cara mengajarnya menyenangkan,
ü Tegas,
ü Disiplin dalam mengajar, tapi tidak membuat siswa tegang,
ü Tidak terlambat masuk mengajar (tepat waktu),
ü Dapat memberikan materi-materi yg mudah diserap oleh muridnya,
ü Santai dalam mengajar siswa-siswi,
ü Humoris/lucu,
ü Kata-katanya halus, tidak menyinggung,
ü Sabar menghadapi murid yang nakal,
ü Selalu memberikan tugas agar siswa-siswi rajin belajar di rumah,
ü Memerhatikan murid-muridnya,
ü Menerima curhat dari siswa-siswinya,
ü Tidak merokok saat mengajar,
ü Memberikan kompetensi dasar kepada siswa-siswi, agar siswa-siswi
mempelajari dan mengetahui materi yg akan dipelajari di sekolah,
ü Menuntun siswa-siswi yg kurang dalam pelajaran,
ü Pintar,
ü Selalu memberikan arahan sesudah dan sebelum mengajar,
ü Mengajar tanpa kata lelah,
ü Senang jika murid bertanya, dan
ü Membuat siswa menjadi rukun.
Data tersebut menunjukkan bahwa siswa-siswi lebih mengedepankan aspek
terhadap kepribadian dibanding kemampuan intelegensi nya. Kriteria
seorang guru ideal yang pintar hanya menempati urutan ke-22 (ditulis 2
siswa-siswi). Dan untuk saat nya para guru meningkatkan kecerdasan
emosionalnya agar dapat menjadi guru ideal bagi siswa – siswi nya,
sehingga pada gilirannya tercipta suasana pembelajaran yg efektif,
aktif, kreatif dan menyenangkan tentunya. (
Sep 20th, 2013 )
Tidak ada komentar:
Posting Komentar