Pengertian Mutu Banyak
ahli yang mengemukakan tentang mutu, seperti yangdikemukakan oleh Edward
Sallis (dalam Riyadi 2006 : 33) mutu adalah sebuahfilsosofis dan
metodologis yang membantu institusi untuk merencanakanperubahan dan
mengatur agenda dalam menghadapi tekanan-tekanan eksternalyang berlebihan.
Sudarwan Danim (2007 : 53) mutu mengandung makna derajatkeunggulan suatu
produk atau hasil kerja, baik berupa barang dan jasa. Sedangkandalam dunia
pendidikan barang dan jasa itu bermakna dapat dilihat dan tidakdapat
dilihat, tetapi dapat dirasakan.Sedangkan Kamus Besar Bahasa
Indonesia(1991 : 677) menyatakan mutu adalah (ukuran), baik buruk suatu
benda; tarafatau derajat (kepandaian, kecerdasan, dsb) kualitas.
Selanjutnya Lalu Sumayang(2003 : 322) menyatakan quality (mutu) adalah
tingkat dimana rancanganspesifikasi sebuah produk barang dan jasa sesuai
dengan fungsi danpenggunaannya, disamping itu quality adalah tingkat di
mana sebuah produkbarang dan jasa sesuai dengan rancangan spesifikasinya.
Berdasarkan pendapat ahli di atas, dapat disimpulkan bahwa mutu(quality )
adalah sebuah filsosofis dan metodologis, tentang (ukuran) dan tingkatbaik
buruk suatu benda, yang membantu institusi untuk merencanakan perubahandan
mengatur agenda rancangan spesifikasi sebuah produk barang dan jasa sesuai
dengan fungsi dan
penggunaannya agenda dalam menghadapi tekanan-tekananeksternal yang
berlebihan Dalam pandangan Zamroni (2007 : 2) dikatakan bahwa : Peningkatan
mutu sekolah adalah suatu proses yang sistematis yang terus menerus
meningkatkan kualitas proses belajar mengajar dan faktor-faktor yang
berkaitan dengan itu, dengan tujuan agar menjadi target sekolah dapat
dicapai dengan lebih efektif dan efisien. Sedangkan sifat mutu pendidikan
menurut Nurdin (dalam JurnalAdmistrasi Pendidikan ; 102) dapat dilihat
dalam tabel berikut: Tabel 2.1 Sifat Mutu Pendidikan Kepercayaan
Keterjaminan Penampilan Kepemerhatian Ketanggapan (Reliability)
(Assurance) (Tangibility) (Emapthy) (Responsiveness) Jujur Kompeten Bersih
Penuh perhatian Tanggap terhadap Aman Percaya diri Sehat terhadap
kebutuhan Tepat waktu Meyakinkan Buatan baik pelanggan pelanggan Tersedia
Objektif Teratur dan Melayani Cepat memberi rapih dengan ramah responsi
terhadap Berpakaian dan menarik permitaan rapih dan Memahami pelanggan
harmonis aspirasi Cepat Cantin pelanggan memperhatikan (indah)
Berkomunikasi dan mengatasi dengan baik dan keluhan pelanggan benar
Bersikap penuh simpati Peningkatan mutu berkaitan dengan target yang harus
dicapai, prosesuntuk mencapai dan faktor-faktor yang terkait. Dalam
peningkatan mutu ada duaaspek yang perlu mendapat perhatian, yakni aspek
kualitas hasil dan aspek prosesmencapai hasil tersebut. Aspek pertama
menguraikan apa TQM. TQM didefinisikan sebagai sebuahpendekatan dalam
menjalankan usaha yang berupaya memaksimumkan dayasaing melalui
penyempurnaan secara terus-menerus atas produk, jasa, manusia,proses, dan
lingkungan organisasi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar