" Yang paling berat dan
sering dikeluhkan oleh guru adalah mengenai penilaian hasil belajar,"
ucap Damber saat membuka kegiatan sosialisasi implementasi kurikulum dan
kebijakan pendidikan dasar SMP se-Kalteng tahun 2014, beberapa waktu yg lalu.
Selama itu,kata dia, guru hanya memberikan penilaian
secara numerik yagng berpatokan pd hasil-hasil ujian siswa. Sementara
itu, pada sistem kurikulum 2013 guru harus memberikan penilaian secara
kualitatif atau deskriftif.
"Selama ini guru yg
mengajar memberikan penilaian selalu numerik kuantitatif.Nah,sekarang,
berdasarkan kurikulum ini di ubah dari numerik ke deskriptif."katanya.
Dengan menemukan kesulitan guru tersebut,menurutnya,para
guru akan di berikan pelatihan.Namun,pelatihan tersebut tdk hanya
mengenai sistem penilaian,tetapi juga seluruh sistem yg berlaku pd
kurikulum 2013.
"Kita bekerja sama dengan LPMP akan
beri jadwal pelatihan kepada guru. Materinya mulai dr konsep
kurikulum.Setiap latihan guru akan dapat 3 bahan,yaitu petunjuk dari
pelatihan itu sendiri,buku guru,dan buku murid," ungkapnya.
Damber mengatakan,pemerintah daerha melalui DISDIK terus
berupaya agar pada tahun ajaran baru nanti, jumlah sekolah yg siap
mengimplementasikan kurikulum 2013 bisa di maksimalkan di semua jenjang.
Damber menilai, peneyelenggaraan Kurikulum 2013 sangat
perlu melakukan pelatihan terhadap guru.Sebab,banyak sekali metode dan
sistem pembelajaran yg harus di pahami secara mendalam oleh guru sebelum
menerapkan kurikulum 2013.
Pembuatan kurikulum
2013 berawal dr banyaknya orang yg mengeluh kalau anak-anak saat ini
tidak memiliki keterampilan.Pendidikan di Indonesia baru mengantarkan
mereka pada pencapaian tahap pengetahuan.
"Maka ini
yang harus diubah melalui kurikulum 2013 yg tidak hanya mengantarkan
anak memiliki pengetahuan,namun juga dibekali dgn keterampilan dan sikap
yang baik," kata nya.
Palangkaraya -
Kepala Dinas Pendidikan ( Kadisdik ) Provinsi Kalimantan Tengah (
Kalteng ) Damber Liwan mengakui,Penerepan kurikulum baru yg telah di
laksanakan pd pertengahan 2013 lalu memang msh menyulitkan beberapa
pihak terkait,salah satu nya GURU.
HARIAN UMUM TABENGAN.
Edisi Selasa
Tanggal 01-4-2014
Halaman 16
Topics: Info
About Unknown
Silahkan tinggalkan komentar dibawah ini.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Fans Page
Popular Posts
-
Menyekolahkan anak ke Taman Kanak-Kanak untuk wilayah perkotaan biayanya tidaklah sedikit kadang bisa mencapai jutaan atau lebih. Hal itu ...
-
KEHAMPAAN Warnadi : Maret 2013 Aku biarkan kekosongan ini menggelayut memeluk ku di siang hari dan juga biarkan kesepian mera...
-
Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam ( KKG PAI ) UPTD Pendidikan P. Petak memang selalu eksis dalam berbagai hal. Dalam hal memperi...
-
Pukesmas P.Petak hari ini Rabu, (3/7/) melaksanakan kegiatan Loka Karya Mini Lintas dan Pelatihan Kader Posyandu. Acara Pem...
-
Mulai tahun pelajaran 2013/2014 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah menerapkan kurikulum 2013 secara terbatas dan bertahap. Hal te...
-
Hari ini Rabu ( 26/6) telah dilaksanakan Pisah Sambut Camat Pulau Petak Kabupaten Kapuas antara Drs. Muhamad Nuch dengan Drs.Joni Su...
-
Pulau Petak.Kamis 20 Februari 2014 Kegiatan Monev Ka UPTD bersama Pengawas TK/SD Kec.Pulau Petak di SDN 2 Bunga Mawar.
-
Mengakhiri Tahun Pelajaran 2012/2013 Taman Kanak-Kanak Aisyiyah Bustanul Atfhal-1 Selat yang beralamat di Jl. Untung Soerapati Kuala Kapua...
-
Spektakuler kali ini gabungan 3 Taman Kanak-Kanak di bawah Majelis Dikdasmen PC Aisyiyah Kecamatan Selat akan mengadakan acara Perpisahan/...
-
Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Kapuas Kuala hari ini 14 Agustus 2014 memperingati HUT Pramuka Ke-53 dalam suatu Upaca Bendera di Bumi Pe...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar