Sahabat blogger, konsep pendidikan menjadi
sebagian dari prinsip – prinsip kerja dalam mengelola setiap satuan pendidikan
maupun keseluruhan satuan pendidikan, serta melaksanakan seperangkat kegiatan
belajar mengajar disekolah maupun diluar sekolah.konsep pendidikan sangat berkaitan
erat, bahkan dapat dikatakan terpusat pada kosep tentang manusia. Oleh karena
itu konsep pendidikan secara potensial turut mendorong berkembangnya pemikiran
tentang hakekat manusia. Konsep pendidikan secara langsung maupun tidak
langsung dapat berguna bagi upaya peningkatan kelancaran dan keberhasilan
praktiek pendidikan, baik dalam bentuk kegiatan pendidikan maupun pengelolaan
pendidikan.
Pengenalan yang mantap tentang konsep-konsep
pendidikan ( prinsip-prinsip pendidikan ) sebagai wawasan pendidikan dari
pendidik / pengelola pendidikan dalam melaksanakan tugasnya.
1.
Pengertian pendidikan
Pada hakekatnya yang disebut pendidikan
adalah pengaruh, bimbingan, arahan dari orang dewasa kepad anak yang belum
dewasa agar menjadi dewasa, mandiri dan memiliki kepribadian yang utuh dan
matang. Kepribadian yang dimaksud adalah semua aspek yang ada sudah matang
yaitu mwliputi cipta, rasa dan karsanya.
Berarti perbuatan yang dilakukan oleh
pendidikan tersebut sadar. Pengaruh yang diberikan oleh pendidik itu selalu
ditujukan untuk membentuk pribadi, jadi selalu menanamkan nilai – nilai ,
termasuk nilai moral, budi pekerti, etika estetika, karakter. Diharapkan setelah
mereka dewasa menjadi insan yang berguna bagi dirinya sendiri dan bagi nusa,
bangsa, negara dan agama.
Peerta didik mulai tidak mengerti bahwa
mereka di didik atau dipengaruhi agar menjadi manusia yang baik, tetapi setelah
matang akhirnya tahu juga. Kemarangan anak penting sekali untuk diketahui oleh pendidikan supaya
pengaruh yang diberikan tepat memenuhi perkembangan – perkembangan anak, jiwa
anak dan masa peka anak.
Secara tepritis pendidikan itu akan
berakhir jika anak telah dewasa atau telah berkeluarga. Dewasa ini dalam
pengertian secara integral, menyeluruh yaitu usianya, pikirannya, perasaannya,
kemauannya, sehingga bertingkah laku dewasa, tidak kekanak – kanakan. Sebelum bertindak
harus dipikirkan masak – masak, jangan sampai menyinggung orang lain. Segala tingkah
laku nya dapat dipertanggung jawabkan oleh orang tersebut ( diri sendiri yang
berbuat ).
Pada saat ini da istilah pendidikan
berlangsung sepanjang hayat, seumur hidup maksudnya setelah dewasa ( tujuan
pendidikan secara teoritis ), lalu orang tersebut belajar terus untuk
meningkatkan kemampuannya, namun kegiatan ini atas tanggung jawab sendiri, bukan tanggung jawab
orang tuanya. Jadi kegiatan ini lebih bersifat belajar seumur hidup atau
mengenyam pendidikan untuk mendapatkan
ilmu pengetahuan atau teknologi yang sebanyak – banyaknya.
Dengan uraian ini kedua pengertian itu
semuanya benar, istilah nya sama yaitu pendidikan, namun konteknya saja yang
berbeda.
Demikain sekilas tentang pengertian
pendidikan semoga semua ini dapat bermanfaat bagi kita semua dalam kontek
mencerdaskan kehidupan bangsa.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar